16 Agt 2010

Nenek Pemungut Daun

Senuah renungan inspiratif yang semoga bermanfaat bagi kita semua kawan.
Bahwa pintu pahala menuju surga terbuka lebar.
Besarnya pahala bukan dari besarnya penilaian mata manusia akan kebaikan itu
Tetapi Allah SWT yang menentukan dan menilainya.

Ini kisah nyata yang bung becce baca dari sebuah buletin terbitan Dompet Dhuafa Republika
dari tabloid dwi bulanan "Masakini". Cerita ini dikisahkan oleh seorang penjaga sebuah masjid yang sering di tempati seorang nenek tua nenek untuk melaksanakan sholat duhur semasa hidupnya.

Dikisahkan, di sebuah daerah di Madura hidup seorang nenek sebatang kara. Tanpa sanak saudara, berjuang sendiri melawan kerasnya kehidupan. Dia hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-harinya dari usaha jualan bunga kenanga dan kamboja di salah satu pasar di daerah Madura. Setiap hari berjualan dari pagi hingga menjelang dhuhur. Dan apabila waktu dhuhur menjelang, si nenek lekas mengemas barang dagangannya dan bersegera menuju mesjid yang berada dekat pasar.

Ada satu kebiasaan yang selalu dilakukan nenek ini selepas menunaikan sholat dhuhur dan menjadi perhatian jamaah yang sholat di mesjid itu. Yakni selepas menunaikan sholat sunat bakda dhuhur, dzikir secukupnya, si nenek dengan penuh semangat segera menuju halaman mesjid untuk memunguti satu persatu daun yang berserakan di halaman mesjid. Tanpa canggung dia berjongkok, memunguti daun tersebut satu persatu tanpa menggunakan sapu untuk mengumpulkan daun tersebut terlebih dahulu.

Tentu saja agak lama dia membersihkan halaman dengan cara itu. Padahal panas matahari sungguh menyengat untuk berpanas-panasan di siang seperti itu. Jelas tampak keringat membasahi punggung bajunya ataupun berjatuhan di dahinya yang keriput.

Banyak jamaah yang kemudian jatuh iba kepadanya, hingga suatu hari takmir mesjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.

Pada hari itu, dia datang dan langsung masuk masjid. Usai shalat, ketika ingin melakukan pekerjaan rutinnya, dia terkejut. Tidak ada satupun lagi daun terserak dihalaman masjid. Dia terlihat sedih, kemudian masuk kembali ke masjid dengan mata berlinang air mata dan mempertanyakan mengapa daun tersebut dibersihkan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya.

"jika kalian kasihan kepadaku," kata nenek tua itu "berikan kesempatan kepadaku untuk memungutinya setiap hari".

Akhirnya karena kasihan, nenek itu dibiarkan memunguti daun tersebut satu persatu seperti biasa seusai sholat dhuhur. Tidak terlihat gurat kelelahan di wajahnya, yang ada hanyalah wajah penuh kegembiraan.

Hingga suatu hari, sorang kiai terhormat berkesempatan singgah sholat di masjid tersebut dan diminta pengurus masjid untuk menanyakan perihal perbuatan wanita tua itu. Wanita tua itupun setuju dengan dua syarat: pertama, hanya pak kiai yang boleh mendengarkan rahasianya; kedua, rahasia itu tidak boleh di sebarkan ketika dia masih hidup. Dan pak kiai serta jamaah pun menyanggupinya.

Dan singkat cerita, setelah beberapa tahun kemudian si nenek tidak pernah lagi datang di masjid tersebut menunaikan sholat ataupun memunguti daun yang berserakan di masjid. Tersiar kabar bahwa beberapa minggu yang lalu beliau telah berpulang ke penciptaNya, Allah SWT.

Hal ini kemudian di benarkan oleh kiai yang dulu di tempati nenek tersebut bercerita ketika kiai tersebut berkunjung ke masjid tersebut.

"Sekarang beliau telah berpulang ke penciptaNya dan amanah saya adalah menyampaikan rahasia beliau untuk selalu memunguti daun yang berserakan di halaman masjid satu persatu." pak kiai memulai penuturannya.

"Saya ini perempuan tua yang bodoh pak kiai. Yang menyia-nyiakan waktu muda saya untuk belajar agama. Saya ini miskin pak kiai dan tidak mungkin mendermakan harta saya yang sehari-hari hanya cukup untuk saya makan".
"Saya tahu memunguti daun di halaman mesjid itu amalah kecil pak kiai, mungkin juga amalan tersebut tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada Hari Akhirat tanpa syafaat kanjeng Nabi Muhammad SAW pak kiai. Oleh karenanya setiap kali saya memunguti selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah dengan sepenuh pengharapan syafaatnya pak kiai. Kelak jika saya mati dan diadili di akhirat, saya ingin Kanjeng Rasulullah Muhammad SAW menjemput saya pak kiai. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membaca salawat kepadanya."

28 Jul 2010

Izinkan Aku Membongkar Makam Suamiku











Seandainya saja...
Saya dan suami saya tahu kalau setelah Indonesia Merdeka
Akan mempermalukan saya di depan jutaan mata anak cucu saya...
Menyeret-nyeret tubuh renta saya yang tinggal tulang keropos berbalut keriput...
bak pencuri ayam yang tertangkap basah...

Niscaya saya dan suami saya akan berpikir SEJUTA kali!!!!
Meneteskan kucuran darah segar, luka-luka menganga kami untuk hanya sebuah kata MERDEKA!!!!
Kami pasti berpikir SEJUTA kali!!!!!

Apakah kalian pikir ketika kami berhadapan dengan laras senapan musuh, kami tidak gemetar??? Lutut kami tidak bergoyah???

Kami gemetar anak ku...kami gemetar cucuku....Maut ada di depan mata kami...
Sungguh...sendi dan lutut kami gemetaran...

Tapi kami memilih menebas hidup-hidup ketakutan kami
akan moncong senapan yang sewaktu-waktu dapat meledakkan kepala kami

Apakah kalian pikir ketika kami harus rela bergerilya di dalam hutan, makan dedaunan antah berantah, minum air hujan, kami tidak berontak dalam hati???

Kami berontak anakku...kami berontak cucuku...Pertarungan sesungguhnya terjadi di dalam hati kami...pertarungan antara kebenaran dan kebatilan...

Bisa saja kami memilih menyeberang dan bergabung dengan musuh
Memilih hidup enak, makan berkecukupan, tidur berkelambu...

Tapi itu tidak kami lakukan...semangat membara hanya menyisakan satu pilihan
MERDEKA atau MATI..dan kami memilih terbakar semangat itu..

Tapi lihatlah balasan kalian hari ini...
Ketika jasad suamiku tak mampu lagi melindungiku, kalian mengoyak-ngoyak kehormatanku tanpa sisa

Bukankah kalian tinggal di negara Muslim Terbesar
Bukankah saya adalah Janda-janda tua yang seharusnya kalian lindungi, kalian santuni dengan baik...kalian suapi ketika kami sakit
Atau kalian kunyahkan makanan sampai lumat agar kami bisa telan tanpa tersedak...
Itulah sebenar-benarnya hak kami...

Saya yakin tidak terlalu berat bagi kalian, karena makan kami hanya sedikit
dan kurang nafsu makan sudah kami derita sejak suami kami pergi

Tapi itu ternyata impian kami yang terlalu berangan-angan anakku...
Mungkin bisikan setan yang terlalu indah merasuki jiwa kami ketika kami bergerilya di hutan-hutan
Bisikan untuk rela mengorbankan jiwa raga kami hanya untuk sebuah kata MERDEKA

Jadi anakku...cucuku
Izinkan tangan renta ini memindahkan Makam Suamiku
Saya sangat yakin suamiku juga pasti malu
karena telah mengikuti bisikan setan hutan untuk berperang sampai tetes darah penghabisannya...demi kalian yang tidak tahu balas budi.
Sungguh...saya sangat yakin

25 Jul 2010

Nene' Sulo "Hanya" Pembersih Mesjid

Menelusuri kembali setapak menuju taman di hati yang belakangan ini jarang ku jenguk. Rupanya rumput liar telah tumbuh di beberapa sisi setapaknya. Lempengan batu-batu yang kususun kemarin untuk mengeraskan permukaannya sudah hilang beberapa buah dan berganti dengan rumput liar yang tumbuh subur. Begitupun dengan pagar pembatas taman yang kemarin kokoh, kini sudah mulai lapuk. Tanaman yaang sebelumnya tumbuh subur karena tersiram dengan baik, tampak sebagian mulai meranggas dan mengering. Perjalanan hampir setahun telah mengikis keindahan taman hati dan menyisakan taman yang kering kerontang.

Adalah ramadhan yang sisa menghitung hari, merupakan moment yang sangat tepat untuk kembali menghiasi taman hati dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Menyambutnya dengan dengan sebaik-baik menyiapkan diri kita. Membenahi hati, lisan dan perbuatan kita. Merenungi kembali perjalanan kita satu tahun terakhir ini. Adakah kita sudah melakukannya dengan sebaik-baiknya atau hanya sebatas niat untuk berbuat baik tapi tidak pernah kesampaian.

Seringkali kita menghargai jasa seseorang dikaitkan dengan kebutuhan kita yang sifatnya sementara. Ketika dalam kondisi memerlukan kita sangat merasakan betapa berharganya bantuan seseorang. Namun seiring terpenuhinya kebutuhan tersebut, perlahan peran dan jasa-jasa orang telah membantu kita hilang dan mengabur, seiring munculnya kebutuhan baru.

Seorang yang telah berhasil, menganggap teman dan orang-orang disekelilingnya hanya sebagai batu loncatan, teman beraktifitas ataupun sebatas teman mengobrol perlahan-perlahan akan melupakan peran-peran dan jasa orang disekelilingnya seiring dengan berpindahnya dia ke fase kehidupan dan kebutuhan yang lain. Perbedaan suasana dan keadaan menjadi alasan yang paling membenarkan tindakannya. Di samping alasan harus konsisten dan rela berkorban demi cita-cita dan impian hidup yang harus diperjuangkan.

Realitas lain, kita begitu mudah untuk mengingat jasa dan peran seseorang yang berlatar belakang pendidikan tinggi, profesional di bidangnya ataupun tenar karena publikasi media. Namun terasa begitu sulit untuk menghadirkan kembali memori kita akan jasa-jasa kecil yang dilakukan oleh orang awam dan tidak tenar sebagai sebuah jasa berharga yang pantas untuk kita apresiasi.

Kawan, mari pandai menyisik dan menelusuri perjalanan hidup kita sampai hari ini. Sesungguhnya perjalanan tersebut di penuhi dengan jejak uluran tangan orang-orang disekitar kita yang boleh jadi kita anggap peran dan jasa mereka tidak penting. Ada banyak orang di sekeliling kita : suami, istri, sahabat, adik, kakak, guru, teman almamater, rekan kerja yang mungkin dalam pandangan kita tidak selalu berjasa. Namun sesungguhnya, entah besar atau kecil, mereka pasti pernah berjasa kita.
================================================
Tidak dapat di pungkiri,

Megah dan suksesnya sebuah pergelaran sebuah konser pertunjukan tidak terlepas dari butiran tetes keringat tenaga teknis mempersiapkan panggung konser, tak pandang panas terik ataupun mendung gerimis.

Suksesnya bantuan kemanusiaan dari berbagai belahan dunia oleh Tim Relawan Kemanusiaan Dunia untuk Gaza dalam menembus Blokade Israel tidak terlepas dari butiran tetes keringat tukang masak yang bergelut dengan asap kompor dan piring-piring kotor demi menyuplai kebutuhan makanan bergizi (nutritional needs) Tim relawan, meskipun sosok mereka mungking kurang populer dan terlupakan oleh media-media untuk wawancara keberhasilan Tim Relawan.

Dan juga, khusyuknya sholat berjamaah para jamaah Masjid Nurul Amin pada setiap waktu sholat tidak terlepas dari semangat keikhlasan dan kepahaman agama Nene' Sulo untuk selalu datang lebih awal di setiap waktu sholat, tertatih menyusuri jalanan kampung demi menyucikan Rumah Tuhan.

9 Jul 2010

Despicable Me: SuperBad. SuperDad

Juli Ceria...Juli Ceria
Oh...Juli Ceria
Ternyata Juli masih menyisakan kegembiraan
pasca kempesnya Ban "Panser Germany my Fav Team" di Benua waka-kaka

Yup. Ditengah kasak-kusuknya pemberitaan media massa. Seputar video misuh-misuh Ariel, Kekalahan tim Idola "Panser Jerman" (hiks,hiks,hiks), perdebatan soal cara memasak si "Paul Gurita", Sakpol PP (Sakpol Pulang Pergi...maksudnya,he,he) yang bakal dipersenjatakan dengan cangkul. Akhirnya muncul berita yang menggembirakan juga.

Yup. Sekali lagi. Berita yang menggembirakan (backsong: cerianya J-Rocks)

Bulan Juli ini bakal di putar film Animasi 3D yang keren nan keren bin keren. Pokoknya tidak keren kalau di lewatkan. Film ini bakalan menjadi tontonan wajib bagi bung becce setelah Monster Inc, Penguin of Madagascar, Ice Age, The Incredibles.
====================================
Nah film baru ini judulnya : DESPICABLE ME


Despicable Me (translate : Hina Aku) adalah film animasi 3-D 2010 Amerika yang diproduksi Universal Studios and Illumination Entertainment yang dirilis pada tanggal 9 Juli 2010 di Amerika Serikat. Film ini dibintangi oleh Steve Carell, Jason Segel, Russell Brand, Miranda Cosgrove, dan Julie Andrews. Tentu saja mereka hanya sebagai pengisi suaranya..he,he

Film ini bercerita tentang
lingkungan pinggiran kota yang bahagia. Dimana sebuah rumah mungil berdiri yang dikelilingi oleh pagar kayu putih dengan bunga mawar. Tanpa diketahui para tetangga, ada rahasia besar yang tersembunyi di bawah rumah ini yakni sebuah tempat persembunyian rahasia besar.

Tempat persembunyian Gru dengan ribuan pasukan kecil minionsnya, yang merencanakan pencurian terbesar dalam sejarah dunia.
Dia akan mencuri bulan. (Ya, bulan). Gru sangat senang dalam segala hal jahat. Bersenjata dengan persenjataan yang super canggih seperti laser penyusut, laser pembeku, dan kendaraan tempur untuk medan tanah dan udara.

Gru tidak segan-segan menghancurkan orang yang menghalanginya.
Termasuk musuh bebuyutannya, Voktor (Jason segel) yang juga ahli dalam bidang teknologi.
Dan sampai pada suatu hari, peristiwa besar terjadi, Gru bertemu dengan tiga gadis yatim kecil yang menatapnya dan melihat sesuatu yang tidak ada dan dimiliki orang lain selain Gru: Dad potensial.

Penjahat terbesar di dunia baru saja bertemu tantangan terbesar yakni tiga gadis kecil bernama Margo, Edith dan Agnes. Super Dad in Super Bad. Dan menjadi awal pertempuran teknologi super canggih dengan Viktor.
====================================

Nah sisi serunya film ini menurut bung becce mgkn karena (belum nonton sih, he,he...baru trailernya to') tokoh2 yang ada dalam film ini merupakan tokoh baru yang belum pernah ada sebelumnya. Gru dan 3 anak perempuannya dan juga sosok pasukan mini Gru berbadan bondeng, kuning dan selalu bertingkah polos dan sok tahu. Dan juga kehebatan dan ketidakmasukakalan teknologi canggih Gru dan Viktor...he,he,he

Dan kenapa sampai judulnya: Despicable Me (hina aku), ya mungkin karena misi utama Gru adalah mencuri Bulan....he,he,he (pendapat pribadi). Bagi yang suka film animasi 3D, bung becce rekomendasikan nih film, dijamin bakalan ketawa dan puas...:D. Dan yang mau noton trailernya, lihat disini

Jadi, sekarang Juli Ceria...
Menunggu Despicable Me nangkring di MTos, MP atau Mari.

NB : Butuh informasi kesehatan tentang nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan buah hati anda. Silahkan berkunjung di Nutrisi Balita Cerdas

7 Jul 2010

Parampaa...Arghhhh!!!!


Arghhh...!!!! Arghhhh!!! Arghhhh!!!!

Teriak lagi...Arghhhhh!!!!...Arghhh!!!
Belum puas...Arghhhh!!!!

banyak-banyakin dulu ambil nafas dulu...habiz itu...teriak lagi

Arghhhh!!!!..Arghhhh!!!! Arghhhhhhhhhhhhhhh

Fiuhhh...capek!!!!
==============================
Itu di atas kayaknya respon yang paling pas buat bung becce pas mainin
Quiz Parampaa bikinan Mas Bisri Mustova atau kerennya Masova. Benar-benar quiz yang super duper keren...ck,ck,ck

Quiz Parampaa ini untuk level 1 ada 100 pertanyaan aneh dan jawaban ajaib. Setiap pertanyaannya bakalan bikin senam muka. Kening berkerut, mulut monyong2 dikit abis itu ketawa ngakak...wa,kwak,kwak,kwak...atau teriak...arghhhh!!!!!

Menurut bung becce dan saudaranya nih, mainin quiz parampaa itu tidak musti mengedepankan logika dan kacamata. Palagi pakai kompor di atas kepala alias terburu-buru. Paling enggak butuh hati yang gembira dan otak yang dingin agar gk kebawa emosi pas maen parampaa, logikanya, klo marah, otak akan terhambat dan kinerja otak berkurang, jdi klo maen parampaa usahakan otak sedang gembira dan bahagia....he,he,he

Pertama main di quiz parampaa ini, langsung tepar di level 11.
Tapi sekarang sudah lewatin level 11 kok, tapi belum sampai level 100.
Jawaban quiznya sih kayaknya tersedia bila di cari sama om google.
Tapi bukan game dong klu sudah tahu jawabannya.

Nah untuk masova yang buat nih game....empat jempot deh...(tangan ma kaki, semuanya pokoknya). Bangga aja di Indonesia ada putra bangsa yang cerdas macam masova. Salut luar biasa. Bdw, klu maw silaturahim ke rumahnya masova, via link ini saja.

Dan untuk teman-teman blogger yang belum nyobain main quiz parampaa ini, buruan cari soft filenya, atau via on line aja di sini dan level 2 nya disini. Sekarang bung becce masih binun cari jawaban untuk level 1....

Jadi lanjutin lagi mainnya dan teriaknya...Arghhhh!!!!

29 Jun 2010

Area X : Kita Tidak Pernah Benar Benar Sendiri


H..a..l..l..o..... B..l..o..g..g..e..r..s.....P..l..a..n..e..t......B..u..m..i!!!!


UFO, Krisis Energi, Solar System, Satelite City, Food Capsule etcetera...

Ntuh diatas adalah kata2 yang ilmiah nan canggih yang ada dalam sebuah buku yang bung becce pernah baca dan menurut bung becce "KEREEENNN bin TOP MARKOTOP" atau istilahnya Page Rank nya "12"...(ada ya PR sampai 12???)
Berhubung karena Page Rank blog bung becce baru "3"...(paling maksimal tuh kayaknya...he,he,he)

Nah ini gambar bukunya :

Keren kan sampulnya??? Hitam dan latar belakang langit malam bertabur bintang...menggambarkan kedalaman pengetahuan yang misterius....ck,ck,ck

Apalagi judulna' ...."Area X, Hymne Angkasa Raya"..... serasa bahasa yang berbau-bau Alien dan Mahluk-mahluk luar angkasa...woww!!!




Buku karangan Eliza V Handayani ini adalah buku yang bergenre fiksi ilmiah yang banyak membahas tentang SAINS dan teknologi di masa depan.

Membaca novel ini tak ubahnya menyaksikan adegan-adegan menegangkan dalam sebuah film fiksi ilmiah. Hal-hal baru bermunculan di benak saya, sama banyaknya dengan pengetahuan baru yang saya dapatkan. Rasa ingin tahu tentang tema yang disajikan seolah meletup-letup di pikiran saya. Tak sabar rasanya ingin segera melahap habis novel ini semenjak dari membaca bab pembukanya.

Di setiap bab dari buku ini terkandung nilai-nilai yang sebenarnya dapat kita temukan dengan mudah, seperti pengakuan dari ketidaktahuan kita sebagai seorang ciptaan,,dan bukan pencipta,,, bagaimana kita dapat berfikir melintas angkasa melakukan outer journey,,, diluar dari diri kita...dan bagaimana kita melakukan sebuah pencarian atas ketidaktahuan yang kita miliki...Seperti yang tertulis dalam novel "Karena ketidaktahuan yang kita miliki maka cari tahulah hal itu..."

Kejeniusan sang Eliza tidak berhenti sampai penggugahan semangat pembacanya...tetapi juga membuat hal-hal ini menjadi begitu nayata...melihat bukti-bukti yang telah tersebar di berbagai belahan dunia, Eliza membuat hal ini menjadi tertumpu pada suatu konspirasi tertentu dan hal tersebut terjadi di Indonesia...Sangat mengagumkan...

Meski kadang menggunakan bahasa yang susah dipahami (saya yakin hal ini karena rendahnya kemampuan bahasa saya. Maklum, bung becce penikmat sastra amatiran dengan bekal pengetahuan yang pas-pasan. He.he.), namun secara keseluruhan jalinan ceritanya tak terlalu sulit dipahami. Cerita yang kadang ditampilkan sepotong-sepotong bak sebuah potongan puzzle, perlahan-lahan menyatu menjadi sebuah gambaran utuh yang tak terduga sebelumnya.

So, yang belum pernah baca, segera deh menabung buat beli tuh buku. Di jamin bakalan puas. High Recomended pokoknya!!!

Nah bagi bung becce pribadi meyakini hal-hal canggih yang dibahas dalam Area-X ini akan menjadi kenyataan pada suatu saat nanti. Bukankan 1000 tahun yang silam orang tertawa mendengar ide "BURUNG BESI YANG BISA TERBANG" dan menganggapnya lelucon. Namun hari ini adalah pembuktiannya. Bahwa besi yang beratnya beribu-ribu ton pun bisa terbang dengan modifikasi tertentu. Dan bukan mustahil Area-X adalah salah satu alur cerita untuk masa depan....Wallahu Alam

Btw, setting Area-X kan 2013 dengan permasalahan krisis listrik, sekarang tahun 2010 dan seluruh daerah Indonesia mengalami pemadaman bergilir akibat pasokan listrik yang berkurang...

Apakah ini awal perjalanan kita dalam Area-X?????



My Great Brother

Salam Bloggers

Kemarin belajar bikin blog baru via wordpress dan masih bingung mau posting dengan conten apa. Hufff..
Ini alamat blognya Great Brother of becce lawo.

Inginnya menulis serius yang bisa bermanfaat untuk seluruh penggemar atau fans bung becce..(narsis mode ON),,,he,he,he

Biar tambah EKSIS gitu...wak,kwak,kwak...

Segitu dulu bapak ibu, kakak adek, ncing ncang, ambo indo sekalian...